Getty Images

Barcelona – Kemenangan Casey Stoner di Catalunya sekilas terlihat cukup nyaman. Tetapi ia mengaku sempat ketar-ketir karena potensi perubahan cuaca.

Setelah melakukan start dengan baik, Minggu (5/6/2011) malam WIB, Stoner juga mampu menyalip pemimpin balapan saat itu, Jorge Lorenzo, untuk menjadi pembalap terdepan.

Stoner kemudian praktis tidak mendapat ancaman berarti dari para rivalnya sampai dengan garis finis. Namun, dengan 13 lap tersisa tiba-tiba bendera putih dikibarkan.

Kemunculan bendera itu berarti ada kemungkinan perubahan kondisi di lintasan, yang mana dalam hal ini berarti potensi turunnya hujan. Para tim pun saat itu sudah terlihat mempersiapkan motor untuk balapan basah.

“Aku mulai sangat cemas. Ada sedikit hujan rintik di beberapa bagian lintasan dan setiap lap yang dilewati, kadarnya bisa bertambah atau berkurang, dan Anda tidak tahu tikungan mana yang akan diguyur hujan deras,” ungkap Stoner di .

Pada akhirnya hujan tidak mengguyur Catalunya sampai Stoner melintasi garis finis paling pertama. Pun begitu, ia mengaku tetap deg-degan.

“Aku benar-benar tidak tahu berapa laju yang tepat, aku tidak tahu berapa parah kondisinya. Aku praktis membuat lajuku sama dengan para pembalap di belakangnya dan itu kelihatannya berhasil. Tapi ini adalah balapan penuh tekanan dan untuk bertahan di depan benar-benar menegangkan.”

“Dalam kondisi-kondisi ini akan sangat mudah untuk terjatuh, tapi kami berhasil terus melaju dan menang,” serunya ceria.

Ini bukan kemenangan pertama Stoner di Catalunya. Tahun 2007 lalu, saat jadi juara dunia, ia juga menjuarai seri ini.
( krs / krs )

Share Post