Getty Images

Silverstone – Andrea Dovizioso meraih hasil terbaiknya sepanjang musim ini setelah finis di posisi dua MotoGP Inggris. Selalu jadi yang terakhir di antara tiga pembalap Honda, dia bertekad menyeruak ke posisi atas.

Dalam balapan sangat basah di Silverstone, Dovizioso berhasil finis tepat di belakang Casey Stoner untuk mengamankan posisi dua. Meski terpaut lebih dari 15 detik, ini jadi raihan hebat buat pembalap Italia itu karena dia belum pernah meraihnya di musim ini.

Faktanya, Dovizioso bahkan jadi pembalap dengan raihan terburuk di tim Honda setelah mulai menurunkan tiga motor di musim ini. Dia kalah mentereng di banding Casey Stoner dan Dani Pedrosa yang masih dibebat cedera.

Namun menyusul keberhasilan finis di posisi kedua, Dovizioso bertekad untuk terus memperbaiki posisinya. Targetnya adalah terus merapatkan jarak dengan Stoner.

“Saya sangat gembira dengan posisi dua yang saya dapat dan juga podium karena sangat sulit buat saya untuk melaju secepat mereka di sesi latihan, tapi kami tak pernah menyerah,” sahut Dovizioso di .

Meski gagal merapatkan jarak dengan Stoner dalam balapan tersebut, Dovizioso mampu mempertahankan posisinya dari serangan Jorge Lorenzo dan Marco Simoncelli. Dovizioso kemudian terbebas dari kejaran setelah keduanya mengalami kecelakaan.

“Saya tahu balapan akan bisa berjalan seperti ini jadi saya berusaha start secepatnya, karena saya tahu Stoner sangat baik.”

“Saya mencoba mengikutinya, tapi terutama saya ingin berada di depan pembalap lainnya karena kondisinya benar-benar melebihi batas. Di sana sangat basah dan sangat mudah kehilangan kendali motor. Saya sangat senang dengan strategi saya,” demikian tuntasnya.


( din / roz )

Share Post