Reuters

Montreal – Perasaan Michael Schumacher campur aduk usai berhasil finis di posisi keempat GP Kanada, Senin (13/6/2011) dinihari WIB. Pembalap Mercedes itu sampai harus menangis sekaligus terawa.

Finis keempat di GP Kanada merupakan pencapaian terbaik Schumacher di musim 2011 ini.

Dia bahkan sempat berada di posisi kedua sebelum balapan dihentikan di lap ke-70 akibat hujan deras.

Berhasil meraih posisi keempat membuat perasaan Schumacher campur aduk. “Saya mengakhiri balapan dengan satu mata tertawa dan satu mata lagi menangis, karena saya tidak tahu harus gembira atau sedih karenanya,” tulis juara dunia tujuh kali itu di situs pribadinya.

“Berada di posisi kedua menjelang akhir balapan, saya jelas akan sangat senang bila bisa finis di posisi tersebut dan kembali ke podium. Namun meski itu tak terwujud di akhir balapan, kami bisa senang dengan hasil dan juga perjuangan keras yang kami lakukan,” lanjutnya.

Schumacher memuji strategi tim setelah balapan dimulai kembali. Pria yang comeback ke F1 mulai musim 2010 itu menambahkan dia berterima kasih kepada penonton yang terus setia menyaksikan balapan meski kondisi di sekitar Sirkuit Gilles Villeneuve tengah kurang bagus.

Penampilan Schumacher mendapat pujian dari bos tim Ross Brawn. “Sangat fantastis bisa memperbaiki posisi sebanyak delapan tingkat dan mengakhiri balapan di posisi keempat,” ujar Brawn di

“Itu tadi balapan yang menegangkan dan Michael tampil dengan indah di bagian kedua dari balapan. Dia melakukan tugas dengan sangat baik di intermediates dan juga opsi ban yang kami pilih.”

“Namun sayang dia gagal untuk mendahului Jenson (Button) dan Mark (Webber) yang memang mobil keduanya lebih cepat, apalagi mereka menggunakan DRS,” tuntasnya.

Posisi empat juga merupakan posisi terbaik Schumi di musim 2010 lalu, di mana dia tiga kali meraihnya yakni di Spanyol, Turki, dan Korea.


( nar / mrp )

Share Post